Sabtu, 26 Juli 2025 – Satgas Pamtas RI – RDTL sektor barat Yon Arhanud 15/DBY, melaksanakan kegiatan survei garis perbatasan di wilayah Timor Leste. Anggota pos bersama tim survei dari Badan Informasi Geospasial (BIG) dan Sekretaris BPPD TTU, melakukan pengarahan dan doa bersama yang dipimpin oleh Danki III Lettu Arh Suparlan, serta Pasi Ops Satgas Lettu Arh Wikan Prawira G. Kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan titik-titik garis batas yang akan ditanam di sekitar area perbatasan.
Pasi Ops membagi tim menjadi dua kelompok, satu kelompok fokus pada survei pembangunan patok sementara, sementara kelompok lainnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat. Dalam kegiatan tersebut, empat personel Pos Nino yang dipimpin oleh Wadan Pos Sertu Servian melaksanakan survei di Pilar Auxiliary Border Marker. Acara ini dihadiri oleh Bapak Edy, Ketua Tim BIG dan anggota tim dari Timor Leste yang dipimpin oleh Bapak Vanio Florifal.
Di Pos Nino, Bapak Desa Inbate dan tokoh masyarakat berkumpul untuk membahas permasalahan lahan warga terkait batas negara. Mereka menyampaikan penolakan terhadap proyek tersebut, menginginkan agar masyarakat adat dilibatkan dalam pengambilan keputusan. Tim sosialisasi berusaha menenangkan masyarakat dan menjelaskan pentingnya kegiatan ini. Diskusi berlanjut di Pos Nino untuk merencanakan kegiatan selanjutnya, dengan penekanan pada kesepakatan yang telah dibuat antara kedua kerajaan. Masyarakat Inbate juga mengingatkan bahwa tradisi adat akan dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap perjanjian yang ada.